Senin, 05 November 2012

KEBUTUHAN IBU PADA MASA NIFAS

.1 Nutrisi

Nutrisi yang terpenting untuk pemulihan tubuh pasca-persalinan, cadangan tenaga, kesehatan yang , dan menyusui, diet juga diperlukan untuk menjaga kecukupan ASI. Berikut ini zat-zat yang dibutuhkan dalam diet ibu pasca-persalinan./ibu nifas.
a.Kalori
Ibu nifas harus makan dengan kalori sesuai dengan kebutuhan anda agar tidak kelebihan berat badan. Jika ibu nifas menyusui tambahkan 400 hingga 500 kalori dari jumlah kalori. Jika kebutuhan wanita dewasa memerlukan 1800 kalori perhari, maka ibu nifas membutuhkan 2300 kalori. Ibu nifas juga harus melipatkan jumlah kalori jika menyusui bayi kembar. Jangan pernah mencoba untuk mengurangi pasokan kalori secara drastis, karena hal ini akan mengganggu proses metabolisme tubuh dan menyebabkan ASI rusak.

b.Protein

Dalam kondisi menyusui, dibutuhkan 3 porsi protein perhari. Satu protein sama dengan tiga gelas susu, dua butir telur, lima putih telur, 120 gram keju, 1 ¾ gelas yogurt, 120-140 gram ikan (seafood)/daging (sapi, domba)/unggas, 200-240 gram tahu, atau 5-6 sendok selai kacang.

c.Kalsium
Berguna untuk pembentukan tulang dan gigi. Vitamin D dan Kalsium terserap masuk ke dalam ASI. Untuk mengatasi asupan vitamin D dan kalsium tersebut, atasilah dengan minum susu rendah kalori atau berjemur di pagi dan sore hari. Sebaiknya tingkatkan konsumsi kalsium 5 porsi perhari.
Selama menyusui anda membutuhkan 5 porsi kalsium perhari. Satu porsi setara dengan 50-60 gram keju, satu cangkir susu krim, 11/2 – 13/4 brokoli, 160 gram ikan salmon, 120 gram ikan sarden, atau 280 gram tahu kalsium
d.Magnesium
Dibutuhkan dalam setiap sel tubuh untuk membantu gerak otot, fungsi syaraf dan
memperkuat tulang. Terdapat dalam gandum dan kacang-kacangane.Sayuran
Sedikitnya tiga porsi perhari, satu porsi setara dengan 1/8 semangka, ¼ mangga, ¾ cangkir brokoli, ½ wortel, ¼ - ½ cangkir sayuran hijauyang telah dimasak (tanpa kuah
e. .Lemak
Hanya butuh sedikit lemak dan ibu nifas harus berhati-hati memilih jenis lemak khususnya bila ibu nifas mempunyai resiko terkena penyakit jantung. Rata-rata kebutuhan lemak wanita dewasa adalah 41/2 porsi lemak (14 gram perporsi) perharinya. Satu porsi lemak sama dengan 80 gram keju, tiga sendok makan kacang tanah atau kenari, empat sendok makan krim, secangkir es krim, ½ buah alpukat, dua sendok makan selai kacang, 120-140 gram daging tanpa lemak, sembilan kentang goreng, dua iris cake, satu sendok makan mayones atau mentega.

f.Cairan

Sedikitnya 8 gelas cairan harus anda konsumsi. Minum sedikitnya 3 liter tiap hari, akan menjadi suatu hal yang sangat baik seandainya ibu nifas membiasakan diri segera mengkonsumsi cairan segera setelah menyusui bayinya. Cairan ini bisa diperoleh dari air putih, sari buah, susu dan sup
g. Vitamin
Selama menyusui ibu nifas tidak dilarang minum vitamin tambahan yang baik. Hal ini dilakukan bukan untuk memenuhi kebutuhan diet selama menyusui, melainkan hanya untuk berjaga-jaga saja, ibu nifas dapat melanjutkan vitamin selama hamil setidaknya sampai 6 pulan pasca melahirkan. Selanjutnya cukup meminum mineral standar yang mengandung vitamin B12, vitamin D (ini diberikan karena selama nifas jarang terkena sinar matahari), asam folik, zat besi dan seng jika diperlukan. Sebaiknya ada juga mengkonsumsi asam folik atau tablet tambah darah selama 40 hari setelah anda melahirkan. Zat besi tersebut dapat di peroleh dalam daging berwarna merah, hati, makanan laut dan sayuran hijau. Sedangkan asam folik yang berguna dalam mencegah terjadinya anemia (kurang darah) dapat temui dalam hati ayam, bayam dan sayuran hijau.Minum kapsul Vit A (200.0000 unit) agar ibu bisa memeberikan vitamin A kepada bayinya melalui ASI-Nya

2.2 Kebutuhan Ambulasi
Sebagian besar pasien dapat melakukan ambulasi segera setelah persalinan usai. Aktifitas tersebut amat berguna bagi semua sistem tubuh, terutama fungsi usus, kandung kemih, sirkulasi dan paru-paru. Hal tersebut juga membantu mencegah trombosis pada pembuluh tungkai dan membantu kemajuan ibu dari ketergantungan peran sakit menjadi sehat. Aktivitas dapat dilakukan secara bertahap, mulai dari miring kiri – miring kanan ,kemudian setengah duduk, duduk ,berdiri di samping tempat tidur kemudian berjalan pelan-pelan di sekitar kamar ,baru berjalan ke kamar mandi.dengan memberikan jarak antara aktivitas dan istirahat , latihan tertentu beberapa menit setiap hari sangat membantu,seperti :
1. Tidur telentang dengan lengan di samping, menarik otot perut selagi menarik nafas, tahan nafas ke dalam dan angkat dagu ke dada ; tahan satu hitungan sampai 5 dan ulangi sebanyak 10 kali.Untuk memperkuat tonus jalan lahir dan dasar panggul dengan cara latihan senam kegel.
2. Berdiri dengan tungkai di rapatkan .Kencangkan otot-otot , pantat dan pinggul dan tahan sampai 5 hitungan .kendurkan dan ulangi latihan sebanyak 5 kali
Mulai dengan mengerjakan 5 kali latihan untuk setiap gerakan ,setiap minggu naikkan jumlah .latihan 5 kali lebih banyak .Pada minggu ke-6 setelah persalinan ibu harus mengerjakan setiap gerakan sebanyak 30 kali

2.3 Kebutuhan Eliminasi : BAB/BAK
Kebanyakan pasien dapat melakukan BAK secara spontan dalam 8 jam setelah melahirkan. Selama kehamilan terjadi peningkatan ektraseluler 50%. Setelah melahirkan cairan ini dieliminasi sebagai urine. Umumnya pada partus lama yang kemudian diakhiri dengan ektraksi vakum atau cunam, dapat mengakibatkan retensio urine. Bila perlu, sebaiknya dipasang dower catheter untuk memberi istirahat pada otot-otot kandung kencing. Dengan demikian, jika ada kerusakan-kerusakan pada otot-otot kandung kencing, otot-otot cepat pulih kembali sehingga fungsinya cepat pula kembali.
Buang air besar (BAB) biasanya tertunda selama 2 sampai 3 hari setelah melahirkan karena enema prapersalinan, diit cairan, obat-obatan analgesik selama persalinan dan perineum yang sakit. Memberikan asupan cairan yang cukup, diet yang tinggi serat serta ambulasi secara teratur dapat membantu untuk mencapai regulasi BAB.


DAFTAR PUSATAKA
Saifduddin,Abul bari dkk.2010. Buku panduan praktis pelayanan keseahatan maternal dan neonatal..Jakarta .PT. Bina pustaka sarwono prawirihardjo.














Tidak ada komentar:

Poskan Komentar